Keefektifan Teknik Ankle Balance Taping Dibandingkan Sham Disertai Latihan Penguatan Otot Kaki Terhadap Keseimbangan Statis Dan Dinamis : Uji Acak Terkontrol Tunggal
Abstrak
Pendahuluan: Cedera berulang ligamen lateral pergelangan kaki pada pelari dapat menyebabkan instabilitas pergelangan kaki kronis dan gangguan keseimbangan. Ankle Balance Taping (ABT) merupakan intervensi tambahan yang berpotensi memperbaiki fungsi keseimbangan.Tujuan: Membandingkan efek ABT dan sham taping, keduanya disertai latihan penguatan, terhadap keseimbangan dinamis dan statis pada pelari dengan instabilitas pergelangan kaki kronis.
Metode: Uji acak terkontrol tunggal ini melibatkan 36 pelari laki-laki yang dialokasikan dengan randomisasi blok ke kelompok ABT (n=19) atau sham (n=17). Intervensi diberikan selama 3 minggu. Keseimbangan dinamis diukur menggunakan Star Excursion Balance Test (SEBT), sedangkan keseimbangan statis menggunakan Stork Test. Data dianalisis dengan uji parametrik atau nonparametrik sesuai distribusi data, dan ukuran efek dihitung menggunakan Cohen’s d.
Hasil: Pada minggu ke-3, kelompok ABT menunjukkan peningkatan SEBT lebih besar dibanding sham pada arah anterior (13,58±9,16 vs 1,24±1,11 cm; p kurang dari 0,001; d=1,84), posteromedial (7,03±3,21 vs 4,42±4,07 cm; p=0,028; d=0,72), dan posterolateral (10,73±7,46 vs 1,49±1,18 cm; p kurang dari 0,001; d=1,68). Tidak ada perbedaan pada lima arah lain. Keseimbangan statis membaik pada kedua kelompok tanpa perbedaan bermakna.
Kesimpulan: ABT sebagai tambahan latihan penguatan memberikan manfaat jangka pendek terutama pada keseimbangan dinamis arah anterior, posteromedial, dan posterolateral, sedangkan keseimbangan statis belum menunjukkan superioritas dibanding sham.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Viewer: 176 times
PDF (English) downloaded: 118 times





