Peran Kelenjar Hipofisis dan Pengaruh Neuroendokrin terhadap Perilaku Manusia: Telaah Literatur Sistematik
Abstrak
Perilaku manusia dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara sistem saraf dan sistem hormonal. Kelenjar hipofisis, sebagai bagian utama dari sistem endokrin, memiliki peran penting dalam regulasi fisiologis dan psikologis melalui produksi berbagai hormon. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis peran kelenjar hipofisis dan pengaruh sistem neuroendokrin terhadap perilaku manusia. Penelitian ini melakukan telaah literatur secara sistematik terhadap delapan artikel ilmiah terpilih yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025. Artikel diperoleh melalui Google Scholar, ScienceDirect, dan ResearchGate dengan kata kunci yang relevan, serta diseleksi berdasarkan pedoman PRISMA. Telaah literatur menunjukkan bahwa hormon-hormon yang disekresikan oleh kelenjar hipofisis seperti ACTH, GH, prolaktin, LH, FSH, dan oksitosin berpengaruh signifikan terhadap pengaturan stres, emosi, ikatan sosial, serta fungsi kognitif. Sumbu HPA (hipotalamus– hipofisis–adrenal) memiliki peran sentral dalam respons stres dan berkontribusi terhadap gejala psikologis seperti kecemasan dan depresi. Selain itu, terapi non-farmakologis seperti musik terbukti menstabilkan aktivitas neuroendokrin dan menurunkan kecemasan secara signifikan. Kelenjar hipofisis berperan sebagai pusat regulasi hormonal yang memengaruhi berbagai aspek perilaku manusia. Kajian ini menegaskan pentingnya pemahaman neuroendokrin dalam konteks psikologi dan membuka peluang pengembangan intervensi mental berbasis fisiologis untuk kesehatan jiwa.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Viewer: 1509 times
PDF downloaded: 1883 times





