Status Vitamin D pada Remaja Sehat Usia 15-18 Tahun di Kota Depok

  • Dyah Saptarini Departemen Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta
Keywords: Vitamin D, remaja sehat, pajanan sinar matahari

Abstract

Pendahuluan: Vitamin D merupakan nutrisi yang sumber utamanya didapatkan dari paparan sinar matahari. Diperkirakan 1 milyar penduduk dunia dari berbagai etnis dan kelompok usia, mengalami defisiensi vitamin D (vitamin D deficiency = VDD). Penelitian tentang vitamin D pada remaja masih terbatas di Indonesia.

Tujuan: Mengetahui status vitamin D komunitas remaja sehat di Kota Depok usia 15-18 tahun, dan faktor yang terkait, meliputi status gizi,, asupan vitamin D, lemak dan skor pajanan matahari.

Metode: Studi potong lintang dengan subjek berjumlah 60. Pemeriksaan kadar vitamin D dengan metode the Direct Competitive Chemiluminescence Immunoassay (CLIA). Status gizi subjek berdasarkan IMT/U grafik CDC 2000. Skor pajanan matahari menggunakan Skoring Pajanan Matahari. Penilaian asupan vitamin D dan lemak dengan FFQ semikuantitatif dan 24 hours food recall.

Hasil: Nilai rerata kadar vitamin D dan asupan vitamin D 17,29 ± 6,77 ng/ml dan 5,47 ± 3,96 μg/hari. Nilai tengah IMT 19,67 (14,22-36,98)kg/m2. Pajanan matahari 11(4-42) dan asupan lemak 42,1 (8,75-1—,58)g/hari.

Kesimpulan: Status vitamin D subjek menunjukkan insufisiensi, dengan sebagian besar berstatus gizi normal.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-10-02
How to Cite
Saptarini, D. (2019). Status Vitamin D pada Remaja Sehat Usia 15-18 Tahun di Kota Depok. Journal Of The Indonesian Medical Association, 69(2), 71-77. https://doi.org/10.47830/jinma-vol.69.2-2019-74